Review Rotasi dan Revolusi - Cwodstroia

Hallo.. comeback to my blog. Di review kali ini saya akan membahas sebuah novel terbaru karya Cwodstroia. Ini adalah novel ketiganya setelah Parak dan Arkais. Jadi novelnya yang ketiga ini berjudul Rotasi dan Revolusi. Sebelum saya bahas lebih lanjut, kita kenalan dengan penulis dan penerbitnya dulu yaa..






Judul: Rotasi dan Revolusi
Penulis: Crowdstroia
Penyunting: Afrianty Pardede
Korektor: Rena Widyawinata
Penata Letak: Afrizal
Ilustrasi Isi: Crowdstroia
Desainer Sampul: Garisinau

Sinopsis :

Matahari bertanya kepada Komet, 
“Jika aku meledak, apa kau akan hancur?”
“Iya.”
“Aku tak ingin kau hancur.”
“Aku juga tak ingin kau menghancurkan dirimu sendiri.”

***

Arraf Abizard Rauf adalah raja tanpa mahkota Universitas Sapta Husada. Semua orang menyebut-nyebut namanya bagai dewa, mengikuti segala ucapannya, serta tunduk pada perintahnya. Keberhasilan berprestasi bagi Arraf adalah sesuatu yang normal layaknya bernapas. Dia adalah wujud sempurna mahasiswa yang tetap dikenang orang-orang seantero kampus meski sudah lulus.

Sementara itu, Trivia Ganggarespati-Riv-hanya bisa mendelik ketika mengetahui bahwa orang yang harus dia hubungi untuk kelancaran skripsinya adalah Arraf, si ketua organisasi yang dulu membuatnya  ilfeel. Riv pikir, urusannya sudah cukup sampai di awal penelitian skripsi saja. Namun, kenyataannya tak sesuai harapan Riv ketika Arraf justru tertarik mendekati perempuan yang berhasil membuat Arraf mengacaukan SOP pedekate-nya sendiri. 

Dari blurb-nya sudah menarik bukan? Novel romance yang banyak disukai oleh banyak orang. Apa yang terlintas di pikiran kalian ketika membaca blurb-nya? Cowok pintar, ganteng, keren terus jatuh cinta dengan cewek super biasa saja? Haha.. sebentar-sebentar, sebelum membahas lebih lanjut kalian sudah kenalkan dengan penulisnya? Yap! Crowdstroia. Taukan gaya penulisan dia seperti apa? Jika kalian sudah mengikuti dia dari Wattpad pasti kalian tau kalau novel ini tidak sesederhana yang kalian pikirkan. Mari kita menyelam bersama pesona Arraf dan Trivia.

Percaya tidak jika saya bilang, saya benci dengan karakter cowoknya tapi di saat yang sama saya dibuat jatuh cinta dengan karakter ceweknya. Haha, kalian harus percaya karena begitulah adanya.

Perkenalkan; Arraf Abizard Rauf, cowok keren, pinter, ambisius, punya pesona yang luar biasa dan ohya dia juga sering disebut sebagai dewa tanpa mahkota. Sudah bisa membayangkan bagaimana bentukan Arraf ini?

Trivia Ganggarespati; cewek biasa-biasa aja, cantik, punya pesonanya sendiri, dan yaa Riv ini pintar sekali menganalisis karakter seseorang. Dan pemikirannya yang selalu logis.

Kalian anak FMIPA, sini saya perkenalkan dengan Riv Arraf. Iya, mereka berdua Mahasiswa FMIPA. Di awal-awal bab sampai pertengahan novel ini kental banget membahas tentang dunia kampus. Bagaimana FMIPA di kampusnya, bagaimana kurang akurnya FMIPA sama fakultas Teknik. Jika kalian dari FMIPA mungkin kalian langsung mengerti dengan apa yang di bahas kak Troi. Oke, itu dari segi bahasan akademiknya. Tapi jika dari segi non akademiknya novel ini relate banget untuk kalian semua. Apalagi kalian yang baru-baru saja terjun kedunia organisasi kampus. Kenalan gih  sama sosok Arraf. Walaupun saya ngga suka sama Arraf tapi saya sangat salut dengan kepemimpinan dia, wajar saja walaupun ia sudah lulus tapi namanya masih saja di agung-agungkan. Dewa sekali bukan? 

Terus bagaimana pertemuan Riv dan Arraf? Seperti yang kita tau dari blurb-nya, untuk kelancaran skripsinya Riv harus menghubungi Arraf karena bahan skripsi yang ingin ia teliti ternyata sama dengan Arraf. Riv pikir pertemuan mereka hanya sampai disitu. Tapi karena satu pertanyaan dari Riv, justru membuat Arraf mendekatinya. 

Novel ini, walaupun romance tapi bukan itu yang mau dibahas oleh kak Troi tetapi lebih dari itu, bagaimana pedekate-nya Arraf dengan Riv yang sangat berfaedah. Setiap percakapan-percakapan mereka yang membuat pembacanya berpikir. Walaupun alurnya terasa lambat, ngga membuat pembacanya bosan untuk meneruskannya. 

Di halaman 197-198, juga dijelaskan tentang bagaimana ambiusnya Arraf, tetapi ia juga memikirkan setiap kemungkinan terburuknya. Asli, di halaman itu saya melihat sisi Arraf yang memang sangat bertanggungjawab. Mungkin di halaman-halaman sebelumnya membuat saya ngeri mempunyai teman seperti Arraf, tapi dari penjelasannya mengapa ia sangat ambisius saya bisa menerima kenapa ia seperti itu. 

”Pada suatu hari, semesta menyisipkan roh seorang dewa penguasa dan dewi pengetahuan ke dalam dua tubuh manusia. Kedua manusia itu pun tumbuh dewasa. Kelak ketika bertemu, mereka diharapkan untuk saling beradaptasi dengan kepribadian yang bertolak belakang, serta memberi pelajaran bagi manusia lainnya.”

Di akhir cerita, saya bisa menarik benang-benang cerita yang ingin di sampaikan oleh kak troi, jika kalian penasaran dengan akhir ceritanya kalian wajib baca novel ini. Mereka terlalu sempurna jika harus disebut sebagai manusia.  

“Berhentilah berusaha menjadi bintang besar, Matahari. Menjadi besar atau raksasa tak selalu berarti lebih baik dari menjadi yang kecil. Apa kau takkan kesepian harus menunggu jutaan atau ratusan tahun sendirian hingga kau jadi bintang besar? Takkan ada pelanet, satelit, atau asteroid yang menemanimu.”  

Btw, saya suka sekali dengan dongeng tentang Komet dan Matahari yang disuguhkan di akhir-akhir bab. Dan itu relate sekali dengan judul dan pembahasan alur ceritanya. Dan saya juga suka dengan obrolan chat Arraf dan Riv; itu bermanfaat banget oii. Bukan sekedar basa-basi nanyain “Sudah makan belum?” ahh basi wkwk. Tapi ini beneran luar biasa berfaedah. Sampe saya bertanya-tanya, ada yaa manusia kaya gini. Realistis banget. 

Oke, sekian bahasan tentang Rotasi dan Revolusi dari saya. Intinya, kalian harus baca novel romance ini. Agar kalian tau bagaimana untuk menjadi orang yang lebih logis dan realistis dalam suatu hubungan. Bahasannya memang berat, tapi banyak kok manfaat dari novel ini. 

Dan untuk penulisnya; Cwodstroia, Terimakasih untuk karya indahnya ini. Saya tunggu karya-karya yang lainnya yaa. 

Baca juga

Posting Komentar